Haru di Talippuki, Ibu dan Anak Sakit Kini Bisa Berobat, KIS Aktif, LCKM Siap Dampingi

ST. Rahma dan anaknya, Sofia Marwah, tampak duduk di kediaman mereka di Kelurahan Talippuki, Kabupaten Mamasa, didampingi anak lainnya, Nurul, yang berdiri di samping. (Istimewa)

MAMASA – Kabar haru datang dari Kelurahan Talippuki, Kabupaten Mamasa. Keluarga ST. Rahma akhirnya bisa kembali mengakses layanan kesehatan setelah Kartu Indonesia Sehat (KIS) mereka aktif.

Sebelumnya, keluarga ini mengalami kesulitan berobat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena ST. Rahma (41) dan anaknya, Sofia Marwah (9), sama-sama membutuhkan penanganan kesehatan. Sofia diketahui mengalami Epilepsi yang memerlukan perawatan rutin.

Ketua Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM), Silvia, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat terkait kondisi keluarga tersebut, termasuk persoalan data kesejahteraan yang sebelumnya menjadi kendala.

Silvia, Ketua Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM). Dokpri.

“Alhamdulillah, setelah koordinasi, kami mendapat kabar bahwa KIS keluarga ST. Rahma sudah aktif. Ini sangat membantu agar mereka bisa kembali berobat,” ujar Silvia, (25/04/26).

Ia menambahkan, LCKM tidak hanya berhenti pada proses pengaktifan KIS, tetapi juga akan melakukan pendampingan lanjutan.

“Kami akan mendampingi proses pengobatan anak, termasuk jika ada rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan. Selain itu, kami juga akan mengupayakan pendampingan terhadap ibunya agar mendapatkan penanganan yang layak,” tambahnya.

Dengan aktifnya KIS, keluarga ST. Rahma kini dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis di fasilitas kesehatan terdekat. Pihak keluarga pun berharap kondisi ini dapat terus berlanjut tanpa kendala administratif di kemudian hari. (*)