Rakyatta.com, Malunda – Ketika embun masih kelayapan diselah-selah manusia menuju rumah Allah. Pagi itu, gemah takbir dari diseluruh Masjid mengantar fajar kian meninggi, menerangi mereka yang bejalan pelan menuju hari kemenangan.
Pagi itu, satu Syawal 1443 Hijriah tanggal Dua Mei 2022 Masehi, warga Ulu Lombang dan Panappo beramai-ramai menuju Masjid kebanggaan mereka. Tepat kali kedua mereka lebaran usai gempa kekuatan 6,2 Magnitudo lululantahkan Majene dan sekitarnya.
Dari mimbar, Alim Jaya, salah satu Binsa di wilayah kerja Koramil Malunda menyampaikan khutbah dengan penuh hikmad. Menambah husyuknya Idul Fitri di Masjid yang berada di Desa Lombang Timur tersebut.
“Ramadhankan dirimu, Ramadhankan hatimu, hingga bulan-bulan berikutnya,” begitu pesan Alim Jaya.
Dalam isi khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk melanjutkan ibadah pada bulan Ramadhan. Satu Syawal jangan dijadikan sebagai penghujung dari hari kemenagan. Melainkan menjadi penerapan nilai-nilai kebaikan yang sebulan lamanya dilakasanakan pada Ramadhan.
“Hari ini adalah hari kemenangan seluruh ummat Islam di Dunia. Kita dilahirkan kembali untuk menata hidup menuju yang lebih baik. Semoga kita diberikan kesempatan untuk berjumpa Ramadhan berikutnya,” tutur dia.
Akhir khutbahnya, Alim Jaya mengajak kepada jamaah agar senantiasa berdoa untuk dijauhkan dari segala wabah, dan Covid-19 segerah berakhir.
“Begitu banyak cobaan kita tiga tahun terakhir ini, setelah corona menyerang dan melumpuhkan segala sendi-sendi kehidupan kita. Belum lagi musibah gempa tahun lalu. Saya mengajak kepada seluruh jamaah untuk bermunajat kepada Allah, Tuhan semesta alam, agar kita selalu diberikan kesabaran, dan mengijabah seluruh doa-doa dan harapan kita, amin yaa Rabbal Alamin,” tutupnya.




