KIS Kembali Aktif, Lembaga Cinta Kasih Makassar Siap Kawal Pengobatan Sofiyah dan Ibu di Talippuki

Perwakilan LCKM didampingi perwakilan Pamoseang Institute berkunjung ke rumah Sofiyah di keluran Talippuki (26/04/26). Ist.

MAMASA – Setelah Kartu Indonesia Sehat (KIS) keluarga kurang mampu kembali aktif di Talippuki yang sempat viral, Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM) bersama komunitas Pamoseang Institute kembali berkunjung ke rumah keluarga Sofiyah, seorang anak penderita epilepsi, dan ibunya yang menderita diabetes melitus di Kelurahan Talippuki, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut pendampingan setelah kasus keluarga ini sebelumnya menjadi perhatian publik akibat keterbatasan akses layanan kesehatan.

Dalam kunjungan itu, tim LCKM melakukan pemantauan kondisi kesehatan sekaligus membantu penanganan awal pada luka kaki ibu Sofiyah yang diketahui menderita diabetes melitus (gula basah). Kondisi luka tersebut disebut cukup serius dan membutuhkan perawatan medis lanjutan.

Sebelumnya, keluarga ini sempat tidak mendapatkan penanganan kesehatan secara optimal, termasuk minimnya akses layanan dari fasilitas kesehatan setempat. Dengan kembali aktifnya KIS, diharapkan proses pengobatan dapat berjalan lebih baik ke depannya.

Ketua Lembaga Cinta Kasih Makassar, Silvia, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses pengobatan kedua pasien tersebut agar mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan.

“Lembaga Cinta Kasih Makassar bersama kawan-kawan Pamoseang Institute akan terus berupaya mendampingi Sofiyah dan ibunya di Talippuki. Setelah KIS keluarga ini kembali aktif, kami akan memastikan langkah lanjutan tidak berhenti pada akses administrasi saja, tetapi juga pada penanganan kesehatan yang berkelanjutan.

Kami telah melakukan kunjungan langsung dan membantu perawatan awal pada kondisi luka ibu Sofiyah yang menderita diabetes. Kondisinya membutuhkan perhatian medis serius dan tidak bisa dibiarkan tanpa penanganan lanjutan.

Insyaallah pada akhir pekan ini kami akan melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Mambi untuk membahas langkah penanganan selanjutnya. Harapan kami tentu ada solusi terbaik agar kedua pasien ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujar Silvia. (26/04/26).

Rencananya, LCKM akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Mambi untuk memastikan tindak lanjut penanganan kesehatan Sofiyah dan ibunya agar proses pengobatan dapat berjalan lebih optimal. (*)