RAKYATTA.COM, Pinrang – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Letta ( IPMAL) menggelar aksi unjuk rasa di halaman gedung akantor Bupati Kabupaten Pinrang.
Massa Aksi menuntut kesetaraan mutu pendidikan di Kabupatene Pinrang, Senin (06/06/22).
Unjuk rasa yang berlangsung sekitar empat jam tersebut, sempat diwarnai aksi saling dorong dengan aparat, saat pengunjuk rasa melakukan pembakaran ban bekas.
Hal ini kian memicu kekecewaan dikalangan massa aksi, sebab upayanya untuk mendapat penjelasan dari pemerintah, nihil. Bupati Pinrang, Irwan Hamid juga tak menemui massa.
Agung Arra selaku jenderal lapangan mengaku sangat kecewa dengan sikap pemerintah daerah kabupaten Pinrang yang seolah menyepelekan tuntutan Massa Aksi.
“Kehadiran kami adalah untuk mengingatkan pemerintah Pinrang dalam hal ini Bapak Bupati Pinrang. Bahwa pendidikan di kampung kami sangat memprihatinkan, jauh dari standar pendidikan yang semestinya, mulai sarana dan prasarana yg tidak memadai, kurangnya tenaga pendidik serta kualifikasi yang tidak sesuai standar pendidikan nasional,” ungkap Agung.
Lebih jauh ia mengungkapkan kekecewaannya, bahwa Pemkab Pinrang tidak jeli dalam menuntaskan masalah pendidikan.
“Letta juga bagian dari kabupaten Pinrang, tidak boleh hanya dilihat sebelah mata oleh Bapak Bupati yang Terhormat. Kami kecewa diperlukan seperti ini, sudah dua bulan lebih kami meminta untuk audensi tapi tidak direspon oleh Bapak Bupati. Hari ini kami pulang, tapi bukan berarti mundur. Kami akan melakukan aksi perlawanan Jilid dua dengan gelombang massa yang lebih besar,” pungkas Mahasiswa IAIN Parepare tersebut.
Sementara dalam hal ini, Bupati Pinrang belum memberikan tanggapan tentang tuntutan Massa Aksi tersebut.
Sekadar diketahui massa aksi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Letta (IPMAL) Membawa 5 tuntutan.
1. Menuntut Bupati Pinrang agar segera memperbaiki kualitas pendidikan di daerah se-eks desa Letta Lama agar tercipta kesetaraan kualitas pendidikan di Kabupaten Pinrang.
2. Meminta Bupati Pinrang menambah tenaga pendidik yang berkompoten disetiap satuan Pendidikan se-eks desa Letta lama.
3. Mendesak Bupati Pinrang untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga Pendidik di se-eks Desa Letta Lama.
4. Menuntut Bupati Pinrang agar mengevaluasi, mendisiplinkan dan meningkatkan kinerja tenaga pendidik di se-eks Desa Letta lama.
5. Menuntut Bupati Pinrang agar segera mengaktifkan kelas jauh yang ada di desa Kariango Dusun Buttu Batu. (Acf)




