Sekati.id,Popenga— Pemerintah Desa Popenga bersama tokoh adat menyatakan kesiapan untuk memediasi persoalan dugaan korupsi yang belakangan ini ramai diberitakan oleh media massa.
Sekretaris Desa Popenga, Kadri, mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar audiensi terbuka dengan melibatkan pemuda dan masyarakat desa guna mencari titik temu dan solusi atas isu tersebut.
“Kami berharap semua pihak duduk bersama untuk mencari jalan keluar. Sebagai masyarakat adat, kita menjunjung nilai ada’tuho, yaitu budaya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan,” ujar Kadri, Jumat (19/9).
Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari tokoh pemuda Jaslan Tanniapa. Ia menegaskan bahwa pemuda siap menjalankan perannya secara aktif dalam menyikapi persoalan desa.
“Apapun yang viral belakangan ini adalah bentuk dialektika yang seharusnya ditumbuh suburkan, agar pemerintahan di desa berjalan secara sehat dan transparan,” katanya.
Masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga kondusifitas Desa Popenga. Sebab tidak ada malasah yang tidak punya jalan keluar.
Audiensi dijadwalkan dalam waktu dekat dan terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung. (Rls/*)




