MAJENE,-Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene melakukan sosialisasi hukum bagi siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Hotel Amasi Majene, Kamis, (15/4/23).
Kegiatan sosialisasi hukum tersebut diikuti siswa SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Majene.
Materi penyuluhan hukum baik yang sampaikan tentang kenakalan remaja dan pelajar sekolah seperti;
1. Tentang Pencurian,
2. Penipuan
3. Membully
4. Pemerasan
5. Ujaran Kebencian
6. SARA
7. Pornografi / Kekerasan Sexual
8. Hoax
9. Tawuran
10. Narkoba
11. Pemilikan Sajam
12. Penganiayaan
13. Pembunuhan dan contoh contohnya.
Materi disampaikan dengan dialog interaktif tanya jawab.
Ikhsan menjelaskan kepada para siswa materi tentang kejahatan atau tindak pidana serta pelanggaran yang saat ini marak melibatkan siswa atau remaja di beberapa daerah. Materi yang disampaikan merupakan pembekalan hukum kepada para siswa.
“Dalam kegiatan ini juga memperkenalkan kepada mereka bentuk-bentuk kekerasan atau perilaku agresif seperti berkelahi, mencuri, memukul, tawuran dan sebagainya, Kemudian kekerasan psikis atau agresif verbal seperti mengeluarkan kata-kata kasar/makian, Mengejek, Menghina, Buling atau merudung dan sebagainya,” terangnya.
Lanjut Ikhsan, yang juga salah seorang Advokat kelahiran Majene, mengungkapkan beberapa keprihatinan terhadap kasus-kasus yang sering terjadi di lingkungan sekolah.

“Program ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kasus-kasus kenakalan remaja dan anak sekolah yang akhir-akhir ini sering terjadi. Oleh karena itu, saya menganggap penting adanya program pembinaan hukum kepada para siswa SMP,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Disdikpora Kabupaten Majene, Suardi, mengaharapkan sosialisasi tidak hanya selesai di tempat kegiatan. Melainkan siswa dan siswi dapat menyerap materi yang telah disampaikan oleh pemateri-pemateri yang berkompoten.
“Semangat anak-anakku semua, belajarki baik-baik. Ambil ilmu yang sangat penting ini untuk menjadi pedoman hidup dalam lingkungan sekolah,” singkatnya.
Ketua pelaksana kegiatan mengharap, kegiatan yang baik seharusnya selalu di programkan oleh pemerintah kabupaten.
“Terimakasih kepada dinas terkait dan semua yang terlibat dengan program ini,” singkat Dilham.(*)
SHALEH MUHAMMAD, C.IJ




