Jakarta,Rakyatta.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana Selandia Baru (NEMA) mengeluarkan peringatan tsunami setelah letusan gunung berapi bawah laut di Tonga.
NEMA memperkirakan wilayah pesisir Selandia Baru di pantai utara dan Timur Pulau Utara, serta Kepulauan Chatham akan mengalami gelombang tak terduga, dan arus kuat yang tak biasa.
“Kami mengeluarkan imbauan nasional: aktivitas tsunami usai letusan Tonga,” kicau NEMA di Twitter, Sabtu (15/1).
“Kami memperkirakan wilayah pesisir Selandia Baru di pantai utara dan timur Pulau Utara dan Kepulauan Chatham akan mengalami arus yang kuat dan tidak biasa serta gelombang pasang yang tidak terduga di pantai.” lanjutnya.
Lembaga itu mengimbau orang-orang di laut harus menjauhi area pantai, pelabuhan, sungai dan muara setidaknya sampai besok, Minggu (16/1) pukul 04.00 pagi waktu setempat.
“Ada bahaya bagi perenang, peselancar, orang yang memancing, perahu kecil, dan siapa pun yang berada di atau dekat perairan dekat pantai,” ujar NEMA, dalam situsnya.
NEMA menyebut ancaman tsunami itu harus dianggap nyata sampai peringatan dicabut. Meski demikian, NEMA mengatakan tak perlu melakukan evakuasi kecuali disarankan otoritas pertahanan sipil setempat.
cnn.





