Perbaikan Jalan Tutar Hanya Jadi Janji Politik Semata

POLMAN,- Salah satu Jalan strategis yang mesti dibenahi adalah juas jalan yang menghubungkan antara Sendana danTutar, antara Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. Dalam RT/RW Sulawesi Barat (Sulbar), ruas jalan tersebut adalah jalan strategis provinsi. Olehnya, penganggaran pembangunan tersebut dibebankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov). Namun sampai sejauh ini, Pemprov Sulbar, tidak menjadikan pembangunan alan Tutar-Sendana sebagai salah satu program prioritas.

Padahal jika ditimbang, ada beberapa catatan penting pembangunan jalan Tutar-Mapilli dan Sendana-Tutar menjadi wajib.

1. Pelaksaan Pembangunan Jalan Tutar-Sendana adalah hak konstitusional warga Tutar. Menjadi kewajiban bagi Pemprov Sulbar untuk melaksanakan pembangunan jalan segera mungkin. Jalan menjadi hak dasar warga yang mesti dipenuhi.

2. Dengan pembangunan jalan, akan mempercepat distribusi ekonomi. Tutar menjadi salah satu sentra pertanian sektor Kakao. Dengan pembangunan tersebut, memudahkan warga mendistribusikan hasil panen ke pasar.

3. Dengan lancarnya distribusi akan mengurangi ongkos produksi pertanian yang pada akhirnya membuat hasil panen warga lebih optimal.

4. Lancarnya distribusi pertanian akan menambah PAD yang juga menjadi target utama pemerintah.

5. Pembangun dan erbaikan jalan Tutar adalah solusi memperlancar pelayanan kesehatan, pendidikan dan administrasi bagi warga Tutar.

6. Pembangun dan perbaikan jalan ke Tutar adalah solusi menuju kesejahteraan.

Pilkada menjelang. Beberapa bulan mendatang Sulbar akan kembali memilih gubernur yang pantas dan layak memimpin Sulbar. Di tahun-tahun politik, selalu menjadi kebiasaan, pembangunan dan perbaikan jalan Tutar kerap dijadikan komoditas politik untuk mendulang suara. Sialnya, penganggaran pembangunan tersebut tidak pernah menjadi agenda serius yang dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar maupun Pemda Polewali Mandar. Sekedar janji politik lima tahunan semata.

Sehingga, diperlukan langkah serius dan gebrakan besar untuk mendorong pembangunan jalan tersebut. Selain menagih kewajibannya pemerintah daerah. Kesadaran kolektif masyarakat Tutar juga sangat diperlukan sebagai kekuatan utama untuk mendorong kebijakan dapat berpihak. Olehnya, melalui pernyataan ini mengajak seluruh elemen Mahasiswa, Pemuda terkhusus masyarakat Tutar untuk serius mengawal pembangunan dan perbaikan jalan ke Tutar. Dimulai proses perencanaan hingga menjadi Program Prioritas yang termuat dalam APBD Pemprov Sulbar Maupun Pemda Polewali Mandar.

Penulis :

Aco Nursamsu, SH. Demisioner Ketua IPMMY (Ikatan Pelajar Mahasiswa Majene Yogyakarta) Dan Serikat Mahasiswa Untuk Rakyat (Semut).

Berdarah keturunan Tutar, yang berdomisili di Majene. Sementara, melanjutkan studinya di Yogyakarta.