Kebakaran di Dusun Batannato Hanguskan Rumah Warga: Lansia, Anak Berkebutuhan Khusus, dan Ibu Hamil Tua Jadi Korban. Kades Popenga Jemput Bantuan dari Dinsos Majene, Sementara OKP Gelar Aksi Sosial untuk Korban
Sekati. id, Majene — Suasana duka menyelimuti Dusun Batannato, Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, setelah sebuah kebakaran hebat melahap habis satu rumah warga pada Kamis dini hari, pukul 00.14 WITA, 13 November 2025. Dalam insiden memilukan ini, rumah yang dihuni oleh dua lansia, seorang anak berkebutuhan khusus, serta seorang ibu hamil tua rata dengan tanah tanpa menyisakan satu pun harta benda.
Kegelapan malam berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api tiba–tiba membesar, membuat para penghuni rumah hanya mampu menyelamatkan diri tanpa sempat menyelamatkan barang berharga. Warga sekitar yang berusaha membantu pun tak mampu berbuat banyak karena api cepat menjalar dan lokasi permukiman yang jauh dari akses pemadam kebakaran.
Peristiwa ini sontak mengundang empati mendalam dari masyarakat luas setelah videonya viral di media sosial. Banyak pihak merasa terpanggil untuk membantu keluarga korban yang kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan uluran tangan.
Sejumlah organisasi kepemudaan dan mahasiswa di Kabupaten Majene pun langsung bergerak melakukan aksi kemanusiaan. Di antara yang terlibat adalah Sambasse Community, Ikatan Mahasiswa Ulumanda STAIN Majene, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Himpunan Pelajar Mahasiswa Kesehatan (HIPERMAKES) Cabang Majene.

Mereka menggelar aksi galang dana di kawasan Tugu Pahlawan, pusat Kota Majene, pada Jumat 14 November 2025, dengan harapan bisa meringankan beban keluarga korban.
Perwakilan mahasiswa, Muhammad Syukur, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas atas musibah yang menimpa warga di kampung halamannya.
“Kami hanya ingin sedikit membantu meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah. Setidaknya ada yang bisa mereka pakai untuk memulai kembali hidup mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Majene telah menyalurkan bantuan dasar untuk keluarga korban melalui Kepala Desa Popenga, Muslimin. Bantuan tersebut berupa kasur, sembako, selimut, tenda, serta berbagai kebutuhan mendesak lainnya.
“Hari kedua mengemban amanah kunjungan langsung ke dinsos Majene meminta bantuan dari dinsos Majene untuk orang tua kita dan saudara kita mama akda dan ardawiah sendiri dan alhamdulillah kita di berikan bantuan berupa : Kasur 2 buah, Beras 2 karung ukuran 5 Kg, Panci 1,Rantang nasi, Pakaian dalam, Baju beberapa lembar, Selimut, Tenda 2, Sabun mandi dll,” tulis Muslimin dalam grup Whatsapp Info Desa Popenga.

Namun hingga kini, keluarga korban masih sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk bangkit kembali—terutama mengingat kondisi para penghuni rumah yang terdiri dari lansia, anak berkebutuhan khusus, dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian lebih.

Musibah ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji. Sekecil apa pun bantuan, akan sangat berarti bagi keluarga yang kehilangan hampir seluruh hidupnya dalam sekejap.
Semoga semakin banyak tangan yang tergerak untuk membantu. (Shm)
Anda dapat meringankan beban korban dengan mengirimkan donasi ke Nomor Rekening yang tertera pada banner di bawah ini ;





