Rakyatta.com, PAREPARE– Ikatan Pelajar Mahasiswa Letta (IPMAL) Cabang Kota Parepare, melayangkan surat audensi ke Bupati Pinrang di Kantor Bupati Pinrang Jl. Jend Sukowati No.40, Macorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Tujuan surat di layangkan untuk mendiskusikan soal masalah pemerataan dan mutu pendidikan di Kabupaten Pinrang, sebab masih ada daerah yang belum mendapatkan kualitas pendidikan yang semestinya, khususnya pendidikan yang ada pelosok kabupaten Pinrang.
Namun sangat di sayangkan tujuan mulia tersebut masih menjadi misteri di sebabkan sampai hari ini pihak PC. IPMAL Kota Parepare belum menerima konfirmasi untuk audiens bersama dengan bupati Pinrang.
Ismail selaku Ketua IPMAL kota Parepare , saat di tanyai membenarkan bahwa surat permohonan audiensi telah di layangkan ke kantor sejak Maret lalu dengan nomor surat 017/B-1/PC-IPMAL/III/2022.
“Sejak di layangkan surat tersebut, sampai hari ini belum ada konfirmasi dari pihak bupati padahal sudah 2 bulan ini kami selalu menunggu, bahkan kami telah cek untuk ke dua kalinya kami cek di ruangan Sekda dan Humas Kabupaten Pinrang, tapi tidak ada hasil yg kami dapatkan,” ujar Ismail.
Sikap Bupati Pinrang nampak tidak begitu peduli dengan kondisi pendidikan sehingga enggan berdialog dengan mahasiswa, padahal pemimpin semestinya peka terhadap problem yang ada di wilayah.
Senada dengan Agung, yang juga koordinator bidang aksi dan advokasi PC. IPMAL kota Parepare menyayangkan atas tidak di gubris nya permohonan audiensi dengan Bupati Pinrang
“Kami selalu berharap bahwa surat yang kami layangkan dapat di terima dan bupati Pinrang dapat mendengar aspirasi kami, namun seolah pihak bupati tidak menginginkan untuk bertemu dengan mahasiswa yang terhimpun dalam PC. IPMAL kota Parepare dengan tidak memperhatikan permohonan kami,” ungkap Agung.
Lebih jauh Ismail menyesalkan sikap seorang bupati yang seharusnya lebih mengutamakan nasib pendidikan di daerahnya.
“Saya dan seluruh kader IPMAL kota Parepare bila Bapak Bupati Pinrang tidak dapat menerima dan meluangkan waktunya untuk berdialog dengan kami sebagai perwakilan mahasiswa dari se Eks Desa Letta untuk dapat berdialog dan mencari solusi dari pendidikan di daerah pelosok Pinrang, maka kami akan hadir dengan cara yang lain,” tutup Ismail.
Penulis : Agung koordinator bidang aksi dan advokasi PC. IPMAL kota Parepare




