Jejak Langkah Sang Birokrat Pemberdaya

Rakyatta.com,- Lahir dan besar di desa adalah modal utama dalam melanjutkan pengabdiannya untuk desa. Muhammad Fauzan, ST. S.Sos. M.Si adalah sosok birokrat millenial, punya pengalaman besar dalam dunia pemberdayaan Masyarakat. Sebelum berkarir dipentas birokrasi beliau lebih lama menghabiskan waktu untuk mengabdi dalam dunia pemberdayaan masyarakat khususnya di desa.

Sebut saja Program PNPM-PPK kemudian berganti nama menjadi PNPM-Mandiri Perdesaan. Tenaga Ahli di Program Pengembangan Infrastruktur Perdesaan (PPIP), Tenaga Ahli di Program sanitasi berbasis Masyarakat (SLBM) dan SANIMAS serta menjadi bagian dari Tim World Bank dalam penyusunan Draft Program Project Generasi Sehat dan Cerdas (GSC).

Fauzan Muda semasa mahasiswa adalah sosok aktivis yang sangat peka dengan isu-isu sosial. Jebolan Organda IPPMIMM membuat dirinya sangat paham dengan kondisi daerahnya. Dan sangat menentang ketika ada kebijakan yang lahir untuk mencederai Visi-Misi Bupati Majene Andi Achmad Sukri Tammalele dan wakilnya Aris Munandar.

“Saya selalu berharap bahwa, idealnya pemerintah harus lebih memperhatikan wilayah pedesaan karena keberhasilan terbesar sebuah pemerintahan ketika masyarakat desanya sejahtera,” ucap Fauzan yang juga Mantan Presidium Ikatan Mahasiswa Pesisir Sulawesi Selatan, Jumat (18/2/22).

Selain itu di Alumni Fakultas Teknik Sipil ini UMI Makassar ini telah banyak menciptakan Karya Karya Besar di Desa sebut saja SD Coci dipegunungan Banua Adolang, Jembatan Gantung, PLTMH di wilayah Ulumanda dan lain-lain.

Tulisannya tentang dunia perdesaan sering menghiasi berbagai media cetak maupun media online. Dan rencana tahun ini akan melaunching Sebuah buku tentang Desa yang ia tulis.

Ruang-ruang diskusi selalu dia buka untuk pemuda dan mahasiswa pemerhati desa. Karena pemudalah menjadi kunci suksesnya sebuah desa. Kini dia telah berjuang untuk segera mewujudkan mimpinya menjadi seorang Doktor Sosiologi Perdesaan di salah satu Universitas ternama di Tanah Jawa.

Mantan Ketua BPD Desa Bonde ini juga berharap agar BPD sekabupaten Majene bisa menjadi lembaga mitra kerja yang baik dengan pemerintah desa sesuai tupoksi BPD itu sendiri
Terakhir Alumni Magister Administrasi Publik Unibos ini akan selalu mewakafkan pekirannya untuk desa.

“Saya sudah terlanjur jatuh hati untuk desa meskipun saat ini jabatan saya selaku kasubag perencanaan di dinas PMD tidak terlalu beririsan dengan kerja kerja pemberdayaan,” terangnya.