Kami menyambut baik kabar bahwa Ibu Bupati akan turun langsung melihat kondisi Bapak Yunus dan Ibu Janaria. Ini bentuk keberpihakan yang patut diapresiasi. Semoga kehadiran beliau membawa harapan baru dan solusi nyata bagi keluarga ini.
MAMASA — Setelah suara kepedulian publik menggema dari berbagai daerah, kabar baik datang dari lingkar Pemerintah Kabupaten Mamasa. Istri Bupati Mamasa dijadwalkan akan berkunjung ke kediaman Bapak Yunus (67) dan Ibu Janaria (57), pasangan lansia asal Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, yang tengah berjuang melawan sakit dalam kondisi serba terbatas.
Semula, kunjungan direncanakan pada Senin, 3 November 2025, namun diundur ke hari Selasa, 4 November 2025, lantaran Istri Bupati memiliki agenda kegiatan Posyandu di Desa Sepakuan pada hari yang sama. Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu orang dekat Istri Bupati Mamasa melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (1/11/).
Kabar rencana kunjungan ini disambut dengan hangat oleh warga dan para relawan kemanusiaan yang sejak beberapa pekan terakhir menggalang dana untuk membantu biaya pengobatan pasangan lansia tersebut. Gerakan solidaritas ini sebelumnya digerakkan oleh mahasiswa dan masyarakat dari Parepare, Majene, Mamuju, hingga Makassar yang secara swadaya turun ke jalan untuk menggalang bantuan.
Menurut Ahmad Faisal, koordinator penggalangan dana, langkah yang diambil oleh Istri Bupati Mamasa adalah bentuk empati yang perlu diapresiasi dan disambut baik oleh masyarakat.
“Kami menyambut baik kabar bahwa Ibu Bupati akan turun langsung melihat kondisi Bapak Yunus dan Ibu Janaria. Ini bentuk keberpihakan yang patut diapresiasi. Semoga kehadiran beliau membawa harapan baru dan solusi nyata bagi keluarga ini,” ujar Faisal, Minggu (2/11).
Faisal juga menambahkan bahwa gerakan kemanusiaan akan terus berjalan hingga dana pengobatan terpenuhi sepenuhnya.
“Kami masih terus membuka donasi dan berkoordinasi dengan keluarga serta relawan di lapangan. Kunjungan Ibu Bupati tentu memberi semangat bagi kami untuk terus bergerak,” tambahnya.
Bagi banyak warga, kehadiran langsung Istri Bupati di Pamoseang menjadi tanda bahwa perhatian pemerintah mulai menjangkau pelosok-pelosok daerah. Dalam situasi di mana warga berjuang dengan keterbatasan, langkah sederhana seperti kunjungan ini dapat menjadi jembatan empati antara pemerintah dan rakyatnya.
Kini, masyarakat Pamoseang menanti hari kedatangan Istri Bupati Mamasa dengan penuh harapan, bahwa dari kunjungan itu, akan lahir kebijakan dan perhatian yang lebih luas bagi warga kecil di pedalaman Mamasa. (*)




