IPMI Mamasa Dorong Percepatan Pemekaran DOB PUS

Mamasa – Isu pemekaran daerah otonomi baru (DOB) kembali menguat di Sulawesi Barat. Salah satu wilayah yang kini didorong menjadi kabupaten adalah Pitu Ulunna Salu (PUS), sebuah wilayah adat di hulu Sulbar yang mencakup 82 desa, 3 kelurahan, dan 7 kecamatan.

Ketua Umum Ikatan Pemuda Mahasiswa Indonesia (IPMI) Kabupaten Mamasa, Nurmahdimin, menyebut pemekaran PUS penting untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan. “Sebagai pemuda dan masyarakat Pitu Ulunna Salu, kita sangat berharap agar pembentukan DOB Kabupaten PUS dipercepat,” ujarnya, Senin (29/9).

Menurut Nurmahdimin, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan mahasiswa harus ikut terlibat dalam menyosialisasikan program ini. “Sesegera mungkin kita perlu melakukan sosialisasi aktual kepada khalayak umum. Unsur tokoh di wilayah PUS tentu harus berperan penting di dalamnya,” katanya.

Ia juga mendorong adanya musyawarah akbar untuk menggalang dukungan. “Harapannya pemerintah wilayah Pitu Ulunna Salu, baik eksekutif maupun kelurahan, kecamatan, dan desa, dapat membuka langkah untuk membentuk musyawarah akbar dalam menyambut program ini,” tambahnya.

IPMI Mamasa menyatakan siap berpartisipasi dalam konsolidasi kajian akademik bersama organisasi lain di wilayah PUS. “IPMI Kabupaten Mamasa siap ikut dalam konsolidasi dan kajian akademik untuk memperkuat dasar pembentukan DOB Kabupaten PUS,” tutur Nurmahdimin. (*)