Sulbarupdate.com, MAJENE – Berangkat dari rasa prihatin dengan kondisi jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Babinsa dan pemerintah setempat menggerakkan masyarakat untuk melakukan kerja bakti disepanjang jalan yang sangat membahayakan pengendara.
Diabawah komando Babinsa, Alim Jaya, Pemerintah Desa Lombang, Lombang Timur dan Salutahongan melakukan kegiatan rutin setiap hari Minggu untuk membersihkan drainase dan bahu jalan. Jalan penghubung tiga desa tersebut adalah satu-satunya jalan yang menjadi akses transportasi utama masyarakat menuju ibu kota kecamatan.

“Kegiatan ini adalah bentuk keprihatinan terhadap kondisi jalan utama warga. Kami dan tiga Kepala Desa sepakat untuk melakukan gotongroyong demi kalancaran transportasi, megingat banyaknya aktifitas masyarakat yang melintasi jalan utama ini,” tutur Alim Jaya,(21/06/22).
Harapan Masyarakat Desa Lombang ditangan Muhammad Fauzan
Harapan masyarakat Desa Lombang kini memiliki titik terang. Mereka meyakini dengan menjabatnya Muhammad Fauzan sebagai pelaksana tugas menjadi angin segar bagi mereka. Hal itu dilihat dari beberapa minggu ia menjabat Fauzan berhasil membangkitkan semangat gotongroyong diantara mereka.
Salah seorang warga Lombang merasa optimis bahwa desanya akan banyak perubahan ditangan Fauzan. Menurutnya, latar belakang Pelaksana Tugas tersebut adalah seorang yang sudah lama aktif dalam bidang pemerdayaan masyarakat.
“Kami yakin beliau bisa memberikan kontribusi yang maksimal, karena saya rasa beliau seorang ahli dibidang tekhnik terutamanya dalam perencaan pembangunan,” harap Arman.
Sementara itu, saat ditemui Jurnalis Rakyatta.com, Fauzan mengatakan bahwa dimatanya tergambar suatu potensi besar akan kemajuan Desa Lombang. Hal itu dilihat dari sumber daya alam yang dimiliki desa tersebut.
“Banyak potensi yang saya dapati di Lombang, dataran tinggi yang penuh pontensi sumberdaya alam. Alamnya yang masih natural, sangat cocok mengembangkan perkebunan kopi disini,” ungkap Fauzan.
Letak georafis Desa Lombang yang memliki banyak potensi tidak boleh diabaikan. Sumber daya manusia seyogyanya dibina dengan baik agar dapat mengelolah dan mengembangkan potensi mereka.
“Harapan saya pada bidang perkebunan dan pertanian, ketika jabatan saya telah usai saya ingin kembali tetapi disuguhi segelas kopi asli produksi masyarakat lombang. Bukan kopi yang yang dijual di pasar sekarang,” tutup Fauzan dengan penuh harap.




