Berangkat Dari Budaya, Desa Lombang Menatap Masadepan yang Lebih Baik

PLT Kepala Desa duduk bersama membincang masadepan Desa Lombang.

Sulbarupdate.com, MAJENE – Berangkat dari budaya dan pedekatan secara kekeluargaan dengan masyarakat Desa Lombang publik menilai ada harapan besar yang akan terwujud di Desa Lombang dibawah Kepemimpinan Muhammad Fauzan sebagi pelaksana tugas kepala desa.

Potensi sumberdaya alam yang masih terjaga lokalitasnya sampai saat ini adalah sumber semangat pemerintah dan lapisan masyarakat dalam merencanakan Lombang yang lebih baik kedepannya.

“Desa Lombang terletak di dataran tinggi Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Dihuni penduduk yang ramah dan berbudaya tempat ini sangat aman untuk dikunjungi. Ditambah panorama alam yang memanjakan mata bagi mereka yang pernah menapakkan kaki disana,” tutur Fauzan.

Dihuni sekitar 1600 jiwa dengan profesi 60% sebagai petani dan peternak membuat desa ini memiliki potensi untuk dijadikan desa yang maju dan mandiri. Sudah tidak asing lagi di Kabupaten Majene bahwa Desa Lombang dan sekitarnya adalah penghasil durian yang paling banyak dikunjungi wisatawan setiap tahunnya.

Kenapa Lombang Berpotensi?

Selain Muhammad Fauzan sebagai sosok harapan baru bagi Desa Lombang, disana ada seorang Babinsa yang punya semangat luar biasa dalam mendampingi masyarakat. Namanya Serda Alim Jaya. Sosoknya sederhana, ia tak henti-hentinya mengajak warga untuk melakukan perubahan dimulai dari hal-hal kecil.

Bersama Fauzan, Alim Jaya menginstruksikan melalui musyawarah untuk melakukan kerja bakti setiap hari libur. Hal itu berdasar banyaknya fasilitas yang tidak terurus seperti jalan desa.

Lelaki yang  juga memiliki pertalian darah yang sangat dekat dengan masyarakat Lombang ini merasa punya tanggung jawab besar untuk kemajuan daerahnya. Ia berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab seorang Babinsa.

“Hal ini terwujud berkat kolaborasi anatara Pemdes, Binmas, Binsa dan semua masyarakat umumnya. Saya salut dengan kerjasama warga Lombang. Kami melihat ada masadepan yang cerah ketika persatuan tetap dijaga,” harap Alim Jaya.

Warga desa membersihkan jalan utama.

Sementara itu, Arman selaku Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menyambut hangat program Pemdes Lombang saat ini. Menurutnya harapan telah lahir ditengah masyarakat.

“Setelah masuknya PLT Desa dan Babinsa kami merasa punya semangat baru. Yang terjadi selama ini bisa dilanjutkan dan kekurangan juga bisa diperbaiki,”ungkap Arman.

Muhammad Fauzan adalah sosok pemberdaya yang hari-harinya bertugas sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan di Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa berjanji akan memanfaatkan momen yang singkat tersebut sebagai bukti nyata bahwa desa adalah bagian terkecil namun adalah jantung perekonomian Negara.

“Kami optimis, banyak potensi disini. Kami butuh dukungan  penuh dari semua pihak, baik itu kabupaten, kecamatan dan masyarakat desa sendiri,” kunci Fauzan.