Sulbarupdate.com, MAJENE – Sejumlah komunitas di Majene memperingati hari bersih-bersih sedunia atau yang dikenal dengan World Cleanup Day (WCD) 2022, di Pesisir Pantai Barane, Sabtu (17/9/2022).
Leader WCD Sulbar, Qadry Paolai juga sebagai Founder Gubuk Plastik Indonesia mengatakan gerakan sosial ini adalah yang terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi dari berbagai macam sampah.
Aksi bersih-bersih serentak dilaksanakan di 37 Provinsi dan 191 negara untuk serentak membersihkan di beberapa lokasi aksi. Untuk di Sulbar, aksi bersih-bersih dipusatkan di pesisir pantai Barane Kel. Baurung Kec. Banggae Timur dengan maksud untuk mengurangi volume sampah khususnya sampah plastik yang ada di pesisir pantai Majene.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan kurang lebih 500 peserta aksi cleanup dari berbagai komunitas seperti Mahasiswa Perikanan Unsulbar, Ilmu Kesehatan Unsulbar, Kehutanan Unsulbar, Stikes Bina Bangsa Majene, Genbi Sulbar, Sakabayangkara, Siswa (i) Sekolah Dasar, Kelompok Senam bangkit Baurung, Lembaga Sahabat Indonesia serta seluruh masyarakat majene.
“Tak hanya itu kami juga mengajak partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk cinta lingkungan serta membuang dan memilah sampah pada tempatnya,” ungkap Qadry.
Seluruh peserta melakukan bersih-bersih dan memilah sampah, dan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis akan dibawa ke Bank Sampah dan yang tidak memiliki nilai ekonomis dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA).
“Dengan adanya aksi bersih-bersih ini diharapkan para peserta dan masyarakat sekitar bisa terus menjaga kebersihan lingkungan dan menjadikan Kabupaten Majene menjadi kota yang bersih dari sampah,” tutup Qadry.




